Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Pemkot Jakbar tindaklanjuti kasus keracunan MBG di SDN Meruya Selatan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-21 02:38:53【Tempat Makan】317 orang sudah membaca
PerkenalanPetugas menunjukkan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat akan menindaklanjuti kasus dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Meruya Selatan 01, Kembangan, yang terjadi pada Rabu (29/10).
"Sementara (program MBG di SDN Meruya Selatan 01) dihentikan oleh Sudin Pendidikan, sambil menunggu hasilnya dari sumbernya (hasil penyelidikan sumber keracunan)," kata Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.
Dia berpendapat program MBG tentunya punya kekurangan dan kelebihan. Penghentian sementara program MBG merupakan langkah yang diambil untuk pembenahan.
"Kalau saya intinya ya dukung program pemerintah yang pasti. Namanya perjalanan program, ada kurang dan lebihnya. Yang kurang harus diperbaiki untuk ke depan yang lebih baik," kata Uus.
Baca juga: Keracunan menu MBG, Jakbar periksa keterlibatan produk UMKM
Sementara itu, Kepala Sudin Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Barat, Ali Mukodas, mengangakan, pihaknya akan melibatkan sejumlah pihak untuk pendampingan pelaksanaan MBG di SDN Meruya Selatan 01.
"Nanti kita melakukan pendampingan dari sekolah, untuk meyakinkan dengan melakukan diskusi dengan para pihak, seperti Sudin Pendidikan, Sudin Kesehatan, Kepolisian, Badan Gizi Nasional (BGN) serta orang tua siswa. Ini kasuistik, karena baru pertama kali terjadi di wilayah Jakarta Barat," ujarnya..
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari menjelaskan pihaknya telah melakukan investigasi terhadap pasien yang diduga keracunan, termasuk tindakan pengobatan.
"Kami juga telah melakukan pengambilan sampel makanan, dan dikirim ke Labkesda untuk uji laboratorium. Kami juga telah melakukan kunjungan dan inspeksi ke dapur SPPG bersama tim investigasi," ujarnya.
Baca juga: Dugaan siswa keracunan, BGN setop sementara operasional SPPG Meruya
Baca juga: Siswa diduga keracunan MBG, sekolah di Jakbar jajak pendapat orang tua
Sudin Kesehatan Jakarta Barat dan puskesmas nantinya secara berkala melakukan pembinaan dan monitoring pelaksanaan pengolahan makanan siap saji di SPPG.
"Sehingga, diperlukan komitmen dan konsistensi dari SPPG dalam menerapkan higiene sanitas pangan olahan siap saji," kata Erizon.
Suka(6583)
Sebelumnya: Klasemen Grup H: peluang Indonesia U
Selanjutnya: Kepala BPOM jelaskan potensi pengembangan ATMP ke mahasiswa Beijing
Artikel Terkait
- SD Negeri OO3 Penajam ajarkan kemandirian lewat program MBG
- CP Group Thailand yakin pada pasar China yang luas dan terbuka
- Asa yang tumbuh kembali di Sekolah Rakyat Makassar
- Asa yang tumbuh kembali di Sekolah Rakyat Makassar
- Dinkes: Waspada paparan mikroplastik dari air hujan
- Dinkes: Waspada paparan mikroplastik dari air hujan
- BKKBN: Ngak ada kasus keracunan MBG pada kelompok 3B di Jabar
- BPS: Implementasi program MBG topang kinerja ekonomi triwulan III
- Ahli Gizi sebut pentingnya pemberian MBG yang disertai dengan edukasi
- Suasana ceria di SMPN 2 Maos saat Makan Bergizi Gratis tiba
Resep Populer
Rekomendasi

Pemkot Bandung salurkan bantuan bagi warga terdampak puting beliung

BKKBN: Ngak ada kasus keracunan MBG pada kelompok 3B di Jabar

Menengok suasana jelang pembukaan ajang CIIE ke

Dari PPKD Jaksel menuju ke Negeri Sakura

Program MBG di NTB serap 17.434 tenaga kerja, hidupi keluarga lokal

Dari dapur saat fajar, ke meja belajar

Pemkab Bantul kumpulkan pengelola SPPG untuk evaluasi MBG

Memberdayakan petani lokal di SPPG Angsau Dua